Wednesday, February 8, 2017

MEMBANGUN PERPUSTAKAAN DIGITAL DENGAN SLIMS BERBASIS INTRANET



Tampilan Perpustakaan Digital
SMP Negeri 1 Tibawa Kab. Gorontalo.



Terdapat masalah dan kendala yang masih dirasakan oleh tenaga pustakawan daerah maupun petugas perpustakaan sekolah untuk memanfaatkan TIK dalam layanan perpustakaan antara lain berkaitan dengan minimnya ketersediaan infrastruktur jaringan dan konten (koleksi digital) yang terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, Solusi yang cerdas yang dapat ditempuh dalam mengatasi  masalah ini antara adalah  Membangun Perpustakaan Digital Berbasis Intranet. Intranet adalah Jaringan Komputer yang khusus untuk penggunaan pada lingkungan di dalam batasan jangkauan  suatu wireless atau wifi. disatu tempat/ sekolah.  Perpustakaan Digital dilengkapi dengan koleksi berupa, buku elektronik, gambar, suara, video, e-learning, animasi, audio, live chating. dan dapat akses memlalui kompter pc, laptop, Ipot dan smartphone di LAN (Intranet) layaknya seperti internet.  
Dengan adanya perpustakaan digital kita tidak saja hanya menyediakan koleksi digital tatapi juga dapat mengelola  pengetahuan dan informasi (konten pembelajaran) yang berbasis web lebih spesifik (e-learning) serta akan tumbuh kolaborasi antara Perpusda  dan sekolah,  guru, siswa dan bahkan sekolah dengan sekolah.
Membangun Perpustakaan Digital berbasis LAN Local  (Intranet) memiliki keuntungan Pertama  Pembelajaran dapat lebih fokus dan tidak terpengaruh oleh konten-konten lain misal situs game online, jejaring sosial dan lain-lain: Kedua bagi guru yang berinovasi  tentang mengembangkan bahan ajar berbasis web, animasi dan interaktif dapat  dituangkan dalam konten Pustaka Digital. (Ketiga)  Biaya dan efektifitas, tidak ada biaya sewa hosting? (volume penyimpanan data di internet) dan bandwidth Internet? Intranet memungkinkan kita memiliki bandwidth sebesar-besarnya karena berada di jaringan lokal (LAN) dan volume penyimpanan data yang lebih besar: Keempat  meningkatnya jumlah koleksi digital (, buku elektronik, gambar, suara, video, e-learning, animasi, audio) yang berhasil meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan
Dengan adanya pustaka digital diharapkan akan terjadi perubahan tugas tenaga perpustakaan daerah dari yang selama ini hanya melaksanakan layanan perpustakaan keliling ke sekolah akan  bertambah dengan tugas  “Membangun Perpustakaan Digital” dengan aktifitas melengkapi keragaman koleksi yang dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran di sekolah.  Perubahan ini menciptakan efisisiensi dan efektifitas program perpustakaan, yaitu pengadaan kolekasi digital, memberikan kesempatan pada sekolah di daerah terpencil untuk belajar dengan fasilitas berbasis TIK, Pelaksanaan kegiatan dapat diintegrasikan dengan layanan perputakaan keliling sehingga terjadi penghematan sumber daya.
Dengan membangun Perpustakaan Digital di daerah terpencil seolah Pustakawan Daerah telah membangun infrastruktur jaringan internet dapat di akses secara gratis di sekolah terpencil,  Pertanyaanya mampukah SDM pustakawan kita.? (Yusron)

0 comments:

Post a Comment